Safari Ramadan Perdana, Rico Waas Bersama Buya KH. Amiruddin MS
Safari Ramadan Perdana, Rico Waas Bersama Buya KH. Amiruddin MS: Pembangunan Harus Dimulai dari Diri Sendiri

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengawali Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid Al-Munawwarah, Senin (23/2/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan Kota Medan harus dilandasi integritas dan niat yang lurus.
Kegiatan yang dihadiri ratusan tamu tersebut diikuti oleh Ulama Sumut Buya Prof. Dr. KH. Amiruddin MS., Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H, perwakilan Kejaksaan Negeri Medan, anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, Sekretaris Umum MUI Kota Medan Dr. H.M. Amar Adly, Lc., MA, Ketua BKM Mesjid Al Munawarah Nezar Djoeli, serta unsur Forkopimda Kota Medan.
“Pembangunan harus dimulai dari dalam diri, bukan untuk memperkaya diri,” tegasnya di hadapan jamaah dan unsur Forkopimda. Ia juga mengapresiasi sinergi bersama jajaran, termasuk Kapolrestabes Medan, yang berdampak pada penurunan kriminalitas hingga 14 persen. Menurutnya, keamanan menjadi modal utama pertumbuhan ekonomi.

Pada kesempatan tersebut, Pemko Medan menyalurkan hibah renovasi masjid Rp50 juta, bantuan sosial Rp10 juta, paket Ramadan, bantuan koperasi masjid, 100 bibit cabai, perlengkapan olahraga, buku dan rak buku, serta santunan anak yatim. Turut dihadirkan pula layanan publik gratis seperti kesehatan, administrasi kependudukan, dan perizinan usaha.
Safari Ramadan ini juga diisi tausiah oleh KH. Amiruddin MS (Pendiri/Pembina PonPes BMAA) dan Santri yang turut mendampingi Wali Kota Medan. Dalam tausiahnya, Buya menyampaikan pesan Ramadan dengan merujuk pada QS. Al-Baqarah ayat 183 yang mengandung empat kompetensi utama: kompetensi spiritual (keimanan), pengendalian diri (akhlak), kepedulian sosial, dan peningkatan kualitas diri menuju ketakwaan.
Buya juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut turut dihadiri Bapak Kapolrestabes Medan sebagai bentuk sinergi ulama dan umara dalam membangun Kota Medan yang religius dan kondusif.
Kegiatan ditutup dengan tausiah, salat Magrib berjamaah, dan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan.